sakinah bersamamu
Memasuki usia pernikahan ke 22 tahun, tentu semakin banyak pertimbangan yang di pikirkan untuk menjaga keharmonisan dan keutuhan rumah tangga .
Sebagai dan ibu dari 3 anak yg jelang dewasa segala pertimbangan hrs lah dibicarakan matang. ada "nego2" khusus antara anak ke 1, ke2 dan ke 3. Perlakuan menghadapi mereka pun berbeda, a dan i tutarik ulur pastinya harus dilakukan.
Pendidikan yg mantap untuk aqidah dan mental mereka harus disiapkan sebaik mungkin.
banyak harapan lahir untuk kesejahretaan dan kebahagian mereka saaat dewasa, mempersiapkan diri dan suami menjelang hari tua dan masa-masa pensiun nanti juga sudah harus dipikirkan. karena aku dan suami berharap saat tua nanti kami tak merepotkan anak cucu dan keturanan berikutnya.
Yang selalu menjadi pemikiranku adalah bagaimana saat sekarang masih dalam keadaaan prima (alhamdulillah) masih bisa berdaya dan mandiri baik dari segi kesehatan maupun finance , tak bijak rasanya tidak menyiapkan kemampuan diri maupun dana saat tua nanti.
Maka perlu kiranya aku sebagai istri yang memang tidak betah berdiam , selalu memiliki cara sendiri untuk memperoleh tambahan penghasilan , baik dr hasil usaha sendiri maupun berdaya sebagai seorang pebisnis.
Selama 8 tahun terakhir , aku berusaha membagi waktu , antara kegiatan bisnis, keluarga dan persahabatan. beberapa sahabat s angat mendukung setiap usaha dan ide yg ku gulirkan. demikian juga suami selalu meng-amin-kan setiap ide dan proposal project yg kubuat, dukungan penuh yg kumiliki dari mama, suami anak2 dan sahabat membuatku tak ragu melangkah.
Dan sampai saat ini aku masih tetap menjaga komitmen balhwa aku akan tetap berbisnis untuk menyalurkan setiap ide2 dan keaktifanku, aku hanya berpikir bahwa otak ini harus terus berputar agar tidak banyak penyakit, setiap ide dan gagasan harus tersalurkan baik, dan setiap ilmu yg kudapat adalah sebagai bentuk investasi" leher ke atas".
Namun aku tetap menjaga posisi diri sebagai istri, yg siap membantu pada saat yg tepat, dan harus berada disamping suami saat ia membutuhkan.
Karena aku berharap kami dapat selalu bersama, ingin selalu sakinah bersamanya .
Sehat, bahagia, berdaya dan tua bersama... trimakasih cinta kau sudah memilihku dan menjagaku hingga kini...
TUA DAN SAKINAHLAH BERSAMAKU 😚😚😍😍
Sebagai dan ibu dari 3 anak yg jelang dewasa segala pertimbangan hrs lah dibicarakan matang. ada "nego2" khusus antara anak ke 1, ke2 dan ke 3. Perlakuan menghadapi mereka pun berbeda, a dan i tutarik ulur pastinya harus dilakukan.
Pendidikan yg mantap untuk aqidah dan mental mereka harus disiapkan sebaik mungkin.
banyak harapan lahir untuk kesejahretaan dan kebahagian mereka saaat dewasa, mempersiapkan diri dan suami menjelang hari tua dan masa-masa pensiun nanti juga sudah harus dipikirkan. karena aku dan suami berharap saat tua nanti kami tak merepotkan anak cucu dan keturanan berikutnya.
Yang selalu menjadi pemikiranku adalah bagaimana saat sekarang masih dalam keadaaan prima (alhamdulillah) masih bisa berdaya dan mandiri baik dari segi kesehatan maupun finance , tak bijak rasanya tidak menyiapkan kemampuan diri maupun dana saat tua nanti.
Maka perlu kiranya aku sebagai istri yang memang tidak betah berdiam , selalu memiliki cara sendiri untuk memperoleh tambahan penghasilan , baik dr hasil usaha sendiri maupun berdaya sebagai seorang pebisnis.
Selama 8 tahun terakhir , aku berusaha membagi waktu , antara kegiatan bisnis, keluarga dan persahabatan. beberapa sahabat s angat mendukung setiap usaha dan ide yg ku gulirkan. demikian juga suami selalu meng-amin-kan setiap ide dan proposal project yg kubuat, dukungan penuh yg kumiliki dari mama, suami anak2 dan sahabat membuatku tak ragu melangkah.
Dan sampai saat ini aku masih tetap menjaga komitmen balhwa aku akan tetap berbisnis untuk menyalurkan setiap ide2 dan keaktifanku, aku hanya berpikir bahwa otak ini harus terus berputar agar tidak banyak penyakit, setiap ide dan gagasan harus tersalurkan baik, dan setiap ilmu yg kudapat adalah sebagai bentuk investasi" leher ke atas".
Namun aku tetap menjaga posisi diri sebagai istri, yg siap membantu pada saat yg tepat, dan harus berada disamping suami saat ia membutuhkan.
Karena aku berharap kami dapat selalu bersama, ingin selalu sakinah bersamanya .
Sehat, bahagia, berdaya dan tua bersama... trimakasih cinta kau sudah memilihku dan menjagaku hingga kini...
TUA DAN SAKINAHLAH BERSAMAKU 😚😚😍😍

Komentar
Posting Komentar